Sepeda Motor Lenyap Karena Tertidur Akibat Mabuk Tuak

oleh -46.321 views
Sepeda-Motor-Lenyap-Karena-Tertidur-Akibat-Mabuk-Tuak.jpg

MBA | PosmetroMedan – Anda punya kebiasaan minum tuak? Baiknya jangan minum sampai mabuk. Sebab, nasib apes bisa saja menghampiri Anda. Seperti yang dialami Onder Lumban Raja (52).

Akibat mabuk, pria paruh baya ini tertidur di lapo tuak Nainggolan di Jalan Turi Ujung, Medan. Dan saat terbangun, Honda Beat miliknya raib dari depan lapo, Jumat (5/6/2020) lalu.

Beruntung, Tim Tekab Polsek Medan Kota berhasil mengindentifikasi serta menangkap pelaku. Selain itu, petugas juga menciduk penadah sehingga sepedamotornya ditemukan kembali.

Para tersangka yakni RBS (33) warga Jalan Turi Bahagia, MAP (penadah), dan RE (perantara). Sementara satu tersangka lain berinisial LS masih dalam pengejaran petugas.

Dari ketiga tersangka turut disita barang bukti berupa 1 unit Honda Beat warna putih biru, 1 unit Revo warna hitam tanpa plat, 1 buah kunci Beat dan uang Rp120.000.

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu M Ainul Yaqin mengatakan, saat kejadian Onder Lumban Raja datang ke warung tuak Nainggolan.

Ia mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih BK 4415 XAM.

“Sepeda motor itu kemudian dipakirkan di depan lapo dengan kondisi stang terkunci. Saat itu korban mabuk dan tertidur,” ujar Yaqin, Senin (8/6/2020).

“Namun ketika terbangun, korban melihat sepeda motornya telah hilang,” sambungnya.

Berdasarkan laporan korban, tim kemudian melakukan penyelidikan dan mencari rekaman CCTV.

Berdasarkan rekaman dan keterangan saksi-saksi, diketahui pelaku berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor.

Setelah mendapat identitas pelaku, kemudian personel berhasil mengamankan tersangka TBS di warung kopi Bang Cecep, Jalan Bahagia, Medan.

“Setelah mendapat keterangan dari pelaku kemana sepeda motor tersebut dijual, kemudian sekitar pukul 20.00 WIB tim melakukan pengembangan,” beber Yaqin.

“Tim kemudian berhasil mengamankan RE (37) warga Jalan Pasar 8 Tembung Pajak Gambir yang berperan sebagai penjual,” lanjutnya.

Mendapat keterangan dari pelaku RE, personel kembali melakukan pengembangan ke penampung berinisial MAP (25) warga Jalan Pasar 10 Tembung Gang Wijaya.

Dari tersangka MAP, petugas mengamankan Beat warna putih biru tanpa plat.

“Kemudian tim meminta tersangka RBS untuk menunjukkan dimana saja TKP mereka pernah beraksi,” sebut Yaqin.

“Saat dilakukan pengembangan, tersangka berusaha melarikan diri. Tim kemudian memberikan tembakan di kaki kirinya,” sambungnya.

Setelah tak berdaya, TBS kemudian diboyong ke RS Bhayangkara Medan untuk perawatan medis. Seluruh tersangka lalu diboyong ke Polsek Medan Kota untuk proses lebih lanjut. Sementara satu tersangka lain yang ikut melakukan pencurian masih diburu keberadaannya. (PMC)