oleh

500 TKI dari Malaysia Bakal Dikarantina Corona di Sumut

Jakarta- Sebanyak 500 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang pulang melalui Bandara Internasional Kualanamu pada 9-10 April 2020 bakal dikarantina oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut. Lokasi karantina yang sudah disiapkan yakni di lapangan Cadika.

Karantina ini dilakukan guna memastikan para TKI tidak membawa masuk virus corona ke Indonesia. Bila dinyatakan tidak ada tanda-tanda Covid-19 ataupun sebagai pembawa virus tanpa gejala para TKI bakal dipulangkan.

“Setelah mereka diperiksa kesehatannya dan mengisi kartu kewaspadaan kesehatan serta relatif steril di Bandara Kualanamu, baru kita bawa ke Cadika dan dipilih mana saja mereka berasal sebelum kita pulangkan ke daerahnya masing-masing,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan, Rabu (8/4), diberitakan Antara.

Pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur yakni pengecekan kesehatan termasuk suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan kepada TKI maupun barang bawaannya. Pengelola Kualanamu, Angkasa Pura II, bakal melakukan prosedur sesuai ketentuan SOP Karantina Kesehatan Pelabuhan.

“Berapa lamanya tergantung situasi dan nantinya kita harap mereka diisolasi di tempatnya masing-masing untuk diperiksa lebih lanjut dan proses pemeriksaan kesehatan yang lebih intensif guna memastikan tidak membawa virus Covid-19,” katanya.

Masa karantina rencananya dilakukan selama 14 hari di bawah pengawasan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut.

37 Ribu TKI Pulang
Puluhan ribu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) pulang secara mandiri ke Indonesia selagi pemerintah bersiap menjemput mereka di tengah wabah virus corona (Covid-19).

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono menuturkan dari laporan yang diterima pihaknya hingga saat ini telah ada 37.222 pekerja migran yang pulang ke Indonesia.

“Sampai saat ini sudah mencapai 37.222 orang dengan berbagai tujuan,” kata Yudo melalui pesan singkat, Selasa (7/4).

Yudo menambahkan pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan kapal milik TNI angkatan laut di perairan Batam, untuk menjemput para pekerja migran tersebut.

Selain itu pemerintah juga berencana melakukan tes kesehatan terhadap para pekerja migran untuk memastikan mereka tidak terpapar virus corona.

Bagi mereka yang terpapar Covid-19, pemerintah sedianya telah menyiapkan Rumah Sakit Darurat Pulau Galang sebagai tempat isolasi.

“Masalahnya mereka sudah pulang ke daerahnya masing-masing,” kata Yudo.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan akan memantau kepulangan para pekerja migran dari Malaysia untuk mencegah penyebaran virus corona (covid-19).

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meminta kesadaran para WNI yang tengah berada di Malaysia agar tak pulang ke Indonesia. Imbauan disampaikan untuk melindungi mereka dan masyarakat dari penularan wabah virus corona.

“Kebijakan ini merupakan upaya pemerintah untuk melindungi warganya sekaligus meminta kesadaran WNI untuk sementara tidak kembali ke Indonesia dalam situasi masih tingginya penyebaran Covid-19 di Indonesia,” kata Muhadjir melalui rilis yang diterima.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..